Monthly Archives: November 2011

Kajian: Jurus Jitu Mencetak Anak Menjadi Sholeh dan Sholehah – Masjid Kampus UGM

Insya Allah, akan diadakan kajian umum:

  • Tema: Jurus Jitu Mencetak Anak Menjadi Sholeh dan Sholehah
  • Pemateri: Ustadz Abdullah Zaen, M.A
  • Tempat : Masjid Kampus UGM
  • Hari, Tanggal : Jumat, tgl 2 Desember 2011
  • Waktu: Bada Maghrib – 20.30 WIB

Insya Allah, disiarkan live via  www.radiomuslim.com

Terbuka Untuk Untuk Umum, Putra dan Putri.
Sangat baik bagi tenaga pendidik dan para orang tua.

Nasihat Kepada Ikhwan dan Akhwat : Kehormatanmu, Wahai Saudaraku … (Internet, HP, dan Pandangan Mata)

Kehormatanmu, Wahai Saudaraku … (Internet, HP, dan Pandangan Mata)

Penyimpangan penggunaan alat telekomunikasi (telepon atau HP)

Tidaklah menjadi rahasia lagi bagi setiap muslim bahwa segala kenikmatan –yang dilimpahkan Allah Ta’ala kepada kita– tidak terhitung jumlahnya. Di antara nikmat-nikmat tersebut adalah ketersediaan alat komunikasi. Allah Ta’ala yang memudahkannya untuk kita, dengan segala kemurahan dan kemuliaan-Nya. Seorang muslim yang cerdas tidak akan salah menyikapi nikmat-nikmat yang telah Allah berikan. Allah Maha Mengetahui, siapa saja hamba yang bersyukur di antara sekian banyak hamba yang kufur (ingkar). Read the rest of this entry

Biografi Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A

Biografi Ustadz Ali Musri

Nama lengkap beliau adalah Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. Beliau lahir di Sumatera Barat, 9 Januari 1972. Saat ini, beliau menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i, Jember, (STDIIS – Jember) dengan alamat Jl. MH. Tamrin, Gg. Kepodang No.5 Jember – Jawa Timur.

Riwayat Pendidikan

Beliau menamatkan Program Bahasa (Syu’batul Lughah) di Universitas Islam Madinah, KSA pada tahun 1995. Setelah itu, beliau melanjutkan kuliah (S-1) di Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, Universitas Islam Madinah dan tamat tahun 1999 dengan predikat Cumlaude. Kemudian, beliau melanjutkan kuliah (S-2) di universitas yang sama pada Jurusan Aqidah, Fakultas Dakwah dan Usuluddin dan tamat tahun 2003 dengan predikat Cumlaude. Selanjutkan, beliau meneruskan kuliah (S-3) pada Jurusan Aqidah, Fakultas Dakwah dan Usuluddin (Universitas Islam Madinah) dan lulus 2007 dengan predikat Summa Cumlaude. Read the rest of this entry

Kajian Islam Ilmiah “Kiat-Kiat Menggapai Istiqomah” Bersama Al Ustadz Abu Haidar Al Sundawy (Bandung, 4 Desember 2011)

Hadirilah
Kajian Islam Ilmiah

.

“Kiat-kiat Menggapai Istiqomah”

(Hidup Tegar diatas Islam dan Sunnah)

.

Do’a yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan adalah,
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
“Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik

(Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”

.

Ahad, 8 Muharram 1433 H
Minggu, 4 Desember 2011 M

Pukul : 09.00 – 11.30 wib

.

Pemateri:

Al Ustadz Abu Haidar As-Sundawy -hafidzahulloh-
-Pembina Yayasan Ihya Al-Sunnah Bandung-

.

Tempat:

Masjid Raya Cipaganti Bandung

.

info : 0817400989

.

Gratis Terbuka untuk umum

Ajak Serta Keluarga dan Rekan Anda

Al-Wala’ wal Bara’: Kepada Siapa Loyalitas dan Permusuhan Kita Tujukan?

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسوله الأمين وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

I. Pengantar

Pembaca mulia, di antara prinsip yang harus dipegang seorang muslim adalah masalah loyalitas dan permusuhan. Kepada siapa loyalitas kita berikan, dan kepada siapa pula rasa permusuhan kita tujukan? Ini merupakan masalah prinsip yang harus dipegang erat, tetapi mulai dilalaikan sebagian kaum muslimin di hari ini.

Dalam pelajaran aqidah Islam, prinsip loyalitas dan permusuhan disebut dengan istilah الولاء و البراء /al-wala’ wal bara’/. Maka, dalam buletin edisi ini, akan diurai prinsip tersebut secara ringkas. Wallahu muwaffiq

II. Apa itu Al-Wala’ wal Bara’ Read the rest of this entry

Ziarah Antar Muslimah

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسوله الأمين وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Sebelum memasuki pembahasan tentang ziarah, ada baiknya jika kita ulas terlebih dahulu tentang uzlah (mengasingkan diri dari pergaulan dengan manusia), serta kebalikannya yakni mukhalathah (bersosialisasi dengan orang lain). Karena ziarah berkaitan dengan kedua hal tersebut.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menuturkan, ”Sesungguhnya, memilih untuk bergaul dengan manusia secara mutlak merupakan sikap yang salah. Begitu juga menutup diri dari manusia (tidak mau bergaul) secara mutlak, juga merupakan kekeliruan.” [2] Read the rest of this entry

Ponpes Imam Bukhari Solo Raih Mu’adalah (Akreditasi) dari UIM

“Bulan Juli 2011, merupakan bulan bersejarah bagi Pondok Pesantren Imam Bukhari, sebab pada bulan tersebut Pondok Pesantren Imam Bukhari meraih akreditasi dari Universitas Islam Madinah (UIM) di Saudi Arabia. Dengan demikian, ijazah Pondok Pesantren Imam Bukhari secara resmi diakui standar kelulusannya oleh Universitas Islam Madinah.”

 

Demikian petikan berita dari http://bukhari.or.id/ . Setelah perjuangan panjang yang berliku, akhirnya Ponpes Imam Bukhari Solo meraih mu’adalah (akreditasi) dari UIM yang akan mengantarkan alumni ponpes ini untuk menembus UIM tanpa memerlukan ijazah negara.

Keluarga besar http://serambimadinah.com/ mengucapkan selamat kepada Ponpes Imam Bukhari Solo. Semoga semakin maju, barakah dan diridhai Allah. Amin.

Sumber: http://serambimadinah.com

Pengumuman Kelulusan UIM 1432 H. Selamat kepada yang mendapatkan kesempatan berharga ini!

Kabar gembira! Nama-nama penerima beasiswa Universitas Islam Madinah tahun ini sudah diumumkan.

Serambimadinah.com mengucapkan selamat kepada para pencari ilmu yang telah diterima. Semoga menjadi kader ilmu dan dakwah yang tangguh, Amin Read the rest of this entry

10 Nasihat Ibnul Qayyim Untuk Bersabar Agar Tidak Terjerumus Dalam Lembah Maksiat

Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi dan Rasul paling mulia. Amma ba’du.

Berikut ini sepuluh nasihat Ibnul Qayyim rahimahullah untuk menggapai kesabaran diri agar tidak terjerumus dalam perbuatan maksiat:

Pertama, hendaknya hamba menyadari betapa buruk, hina dan rendah perbuatan maksiat. Dan hendaknya dia memahami bahwa Allah mengharamkannya serta melarangnya dalam rangka menjaga hamba dari terjerumus dalam perkara-perkara yang keji dan rendah sebagaimana penjagaan seorang ayah yang sangat sayang kepada anaknya demi menjaga anaknya agar tidak terkena sesuatu yang membahayakannya.  Read the rest of this entry

13 Penawar Racun Kemaksiatan

Disadur secara ringkas dari buku 13 Penawar Racun kemaksiatan (terjemahan dari kitab Sabiilun najah min syu’mil ma’shiyyah) karangan Muhammad bin Abdullah Ad-Duwaisy, terbitan Darul Haq, Jakarta.

Berikut ini ada beberapa terapi mujarab untuk menawar racun kemaksiatan.
1. Anggaplah besar dosamu
Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu berkata, ”Orang beriman melihat dosa-dosanya seolah-olah ia duduk di bawah gunung, ia takut gunung tersebut menimpanya. Sementara orang yang fajir (suka berbuat dosa) dosanya seperti lalat yang lewat di atas hidungnya.”
.
2. Janganlah meremehkan dosa
Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda, ”Janganlah kamu meremehkan dosa, seperti kaum yang singgah di perut lembah. Lalu seseorang datang membawa ranting dan seorang lainnya lagi datang membawa ranting sehingga mereka dapat menanak roti mereka. Kapan saja orang yang melakukan suatu dosa menganggap remeh suatu dosa, maka itu akan membinasakannya.” (HR. Ahmad dengan sanad yang hasan)

Read the rest of this entry

%d bloggers like this: