Monthly Archives: April 2011

Serupa Tapi Tak Sama :”Tsalatsatul Ushul” & “Al-Ushul Ats-Tsalatsah”

Sesungguhnya Imam Mujaddid Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah memiliki dua risalah yang hampir sama tapi berbeda.
Yang pertama dinamakan “Tsalatsatul Ushul wa adillatuha”, yang banyak tersebar dan masyhur, yang dimulai dengan ucapan rahimahullah :

اعلم أرشدك الله لطاعته أن الحنيفية ملة إبراهيم هي أن تعبد الله وحده مخلصا له الدين ..

(Ketahuilah semoga Allah memberikan petunjuk kepadamu untuk senantiasa taat,bahwa agama Ibrahim yang hanif adalah beribadah kepada Allah saja dengan mengikhlaskan agama kepada Nya…..)

Nama kitab inilah yang sebenarnya ditulis oleh penulisnya (Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab). Hal ini didukung dengan naskah tulisan tangan yang terjaga, sebagaimana juga dijelaskan dari nukilan para masyaikh dari ahli ilmu dengan peninggalan Syaikh Al-Mujaddid ini yang turun temurun dari para imam dakwah negeri nejed. Ini terdapat dalam kitab-kitab mereka seperti “Ad-Durar As-Saniyah” Baca selanjutnya..

Pentingnya Ilmu Dalam Pernikahan

Penulis: Ida & Ummu Ishaq Zulfa Husein

Pernikahan adalah hal yang fitrah….. didambakan oleh setiap orang yang normal, baik itu laki-laki maupun perempuan yang sudah baligh. Dan disyariatkan oleh Islam, sebagai amalan sunnah bagi yang melaksanakannya.

Allah Subhaanahu wa Ta’ala menciptakan manusia dengan rasa saling tertarik kepada lawan jenis dan saling membutuhkan, sehingga dengan itu saling mengasihi dan mencintai untuk mendapatkan ketenangan dan keturunan dalam kehidupannya. Bahkan pernikahan adalah merupakan rangkaian ibadah kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala yang di dalamnya banyak terdapat keutamaan dan pahala besar yang diraih oleh pasangan tersebut. Baca selanjutnya…

Antara Penuntut Ilmu dan Pecandu Internet

Seorang penuntut ilmu, pertama sekali dia memperhatikan perbaikan dirinya sendiri dan senantiasa bersikap lurus, karena dia adalah teladan, baik dalam akhlaqnya maupun sikapnya.

Seorang penuntut ilmu, sangat bersemangat untuk meraih suatu kemanfaatan, bermajelis dengan para pemilik ilmu, pemilik keutamaan dan sifat wara’.

Seorang penuntut ilmu, senantiasa membekali diri dengan ilmu yang bermanfaat, menjaga waktunya (dari hal-hal yang tidak berguna), hingga engkau tidak melihatnya kecuali selalu mengambil manfaat, berpaling dari perkara yang sia-sia dan menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat saja. Read the rest of this entry

Alasan Mempelajari Bahasa Arab

Imam Asy-Syafi’i mengatakan, “Manusia menjadi buta agama, bodoh dan selalu berselisih paham lantaran mereka meninggalkan bahasa Arab, dan lebih mengutamakan konsep Aristoteles.” (Siyaru A’lamin Nubala, 10/74.)

Itulah ungkapan Imam Syafi’i buat umat, agar kita jangan memarginalkan bahasa kebanggaan umat Islam. Seandainya sang imam menyaksikan sikap umat sekarang ini terhadap bahasa Arab, tentulah keprihatinan beliau akan semakin memuncak.

Tidak perlu diragukan lagi, memang sepantasnya seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Allah telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an karena bahasa Arab adalah bahasa yang terbaik yang pernah ada sebagaimana firman Allah ta’ala:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.”

Read the rest of this entry

Kajian dan Bedah Buku “Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga” Bersama Ustadz Yazid Jawas (Bandung, 23 April 2011)

Read the rest of this entry

%d bloggers like this: